Ada 11 Jenis Kanker Mengincar Orang Obesitas

Sebuah penelitian yang belum lama ini dilakukan membuktikan bahwa obesitas dapat meningkatkan resiko perkembangnya 11 jenis kanker dalam tubuh penderita. Kondisi kegemukan ini pasalnya memicu kemunculan beberapa jenis kanker seperti payudara, esofagus (kerongkongan), lambung, usus, rektum, sistem saluran empedu, pakreas, rahim, ovarium, ginjal dan myeloma atau kanker darah.

 

Para peneliti di Imperial College London menemukan jumlah pria obesitas yang terkena kanker sistem saluran empedu meningkat hingga 56 persen. Sementara untuk wanita obesitas, mereka yang akhirnya mengidap kanker rahim mencapai 21 persen. Ini dibuktikan melalui temuan lebih dari 204 studi berbeda soal hubungan obesitas dan kanker.

 

Penelitian yang diterbikan dalam British Medical Journal ini juga menjelaskan bagaimana hampir 25.000 kasus kanker di Inggris sebetulnya bisa dicegah setiap tahunnya dengan cara mengharuskan setiap warganya memelihara berat badan yang ideal dan menjaga porsi serta pola makan agar terhindar dari potensi kegemukan.

 

“Obesitas memainkan peran yang sangat kuat dalam meningkatka resiko seseorang mengidap penyakit kanker”, ungkap Panagiota Mitrou kepada Daily Mail, mengutip Senin (6/3/2017), mewakili Word Cancer Research Fund, pihak yang mendanai studi terkait hubungan kanker dan obesitas itu.

Mitrou lanjut menjelaskan, “Mereka baru saja berhenti merokok akan beralih kemakanan dan biasanya menjadi berlebihan mengkonsumsinya. Mereka patut dibimbing agar tetap menjaga kesehatan dengan memastikan berat tubuh tetap ideal terlepas dari makanan apa pun yang dikonsumsi”.

Menurutnya, memperhatikan jumlah asupan makanan sangatlah penting lantaran obesitas atau kondisi kegemukan memperbesar peluang kanker untuk menyerang tubuhnya.

 

Hal tersebut bisa menjadi lebih parah apabila seseorang tidak berolahraga atau tidak mau beraktivitas lain yang membutuhkan banyak gerak.

American Cancer Society juga turut menjelaskan, gerasi milenial, yakni mereka yang terlahir setelah tahun 1990-an dua kali lipat lebih mungkin mengembangkan tumor di dalam usus besar serta empat kali lebih mungkin mengidap kanker rektum dibandingkan mereka yang terlahir pada era tahun 1950-an.

Sumber: http://www.smartdetoxportal.com/index.php?m=6&mm=news&id=418#.WNWljm-LTIU 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *